Skip to main content

Movie Review: MEAN GIRLS



Source: https://imgix.thezoereport.com


Year : 2004
Genre : Drama, Comedy
Duration : 97 Minutes
Director : Mark Walters
Production Studio : Lorne Michael Production


She's fabulous, but she's evil...


Maybe that's one of the iconic lines from the movie itself that depict Mean Girls properly and makes it unforgettable. Honestly, aku sendiri baru tau film ini sekitar akhir tahun 2018 lalu, well.. not to mention I was just 4 y.o when it was released tho. Taunya sendiri juga karena Ariana's 'thank u, next' MV. Iya, karena di video itu diambil reference dari empat film komedi paling terkenal di awal tahun 2000-an. Dua film diantaranya adalah Mean Girls dan Legally Blonde yang juga baru kutonton setelah itu. For Legally Blonde itself, I also really would like to give a review, but we talk about it next time. Because, now I wanna talk about Regina George and the gang dulu ya, Gengs.


Source: https://www.gannett-cdn.com

Ok, let's start with the badass herself, Regina George. Pemimpin sebuah gang yang berisikan tiga cewek who kinda like a trio of Barbie Doll thing called 'The Plastics'. Regina sendiri digambarkan sebagai sosok yang self-centered, ia menganggap dirinya lebih baik serta superior daripada orang-orang di sekitarnya. Dua anggota lainnya yang mana dapat disebut sebagai 'pendamping' dari Regina yaitu  Gretchen Wieners dan Karen Smith. 

The Plastics adalah geng yang paling populer  di sekolah mereka, populer berdasarkan penampilan fisik dan status sosial namun minim akan intelektualitas. Sampai di saat Cady Heron, seorang siswa pindahan dari Afrika mengenal dan tak sengaja bergabung dengan The Plastics.


Film ini menceritakan kehidupan remaja pada masa sekolah atas dengan segala problematika dan kebahagiaannya. Bukan seperti film komedi remaja pada umumnya, Mean Girls punya cara-cara tersendiri dalam menyampaikan pesannya. Pesan yang berupa premis-premis biasa dapat diwujudkan dengan bentuk narasi yang menarik, serta didukung dengan kompleksitas masing-masing karakternya juga aspek menarik lainnya.


Berbicara mengenai karakter pemeran sendiri, banyak hal unik yang dapat dilihat dari sana. Di film ini, karakter tidak semata-mata hanya protagonis dan antagonis yang saling bersaing. Seperti yang terlihat pada awalnya, tokoh antagonis sudah sangat terlihat wataknya dan begitu pula dengan protagonis, namun karakter keduanya dapat berputar dan kembali lagi seiring plot berjalan. Bad person can't always be bad and vice versa, Gengs. 


Source: http://66.media.tumblr.com

Komedi yang ada di film ini bisa dibilang merupakan komedi yang cerdas, tersampaikan melalui dialog-dialog yang iconic dan adegan yang surprising. Selain dialog, beberapa intrik iconic lain yang menjadi signature film ini seperti The Burn Book dan tarian Jingle Bell Rock sukses membuat film ini bersinar on its own way. 


Gak hanya tokoh-tokoh utama yang unik di sini, tokoh-tokoh pendukung juga berdiri dengan keunikan karakternya sendiri. Seperti kedua teman Cady yaitu Janis dan Damian. Janis, sosok yang decisive dengan penampilan metal dan orientasi seksualnya sebagai lesbian. Damian, sosok pria melambai yang lucu, Kevin, si jenius yang sedikit nerd keturunan Asia, dan karakter lainnya. Tak lupa juga, Ms. Nobury, sosok yang cukup signifikan diperankan oleh penulis skenario film ini sendiri, Tina Fey, seorang komedian, penulis, dan produser TV Amerika Serikat.


Overall, film ini sangatlah layak ditonton sebagai hiburan yang ringan namun berbobot dan berkualitas. My top 3 word for this: fun, hilarious, and iconic. ooh also one more thing... 
.
so fetch!. haha. 


Reference:
https://www.imdb.com/title/tt0377092/

Comments

Popular posts from this blog

Movie Review: (Pirates of the Carribean: The Curse of the Black Pearl)

Source: http://a4.mzstatic.com Year: 2003 Genre: Fantasy, Action & Adventure, Science Fiction Duration: 143 Minutes Director: Gore Verbinski Production Studio: Walt Disney Pictures, Jerry Bruckheimer Excuse me, Captain .. Ups, I mean excuse me, Gengs. Let me take u to the deep ocean.. kidding. Let me give a lil talk about this next movie. Seriously, this movie really can take you to real, thrilling, yet fun adventurous time. Sebuah film pembuka dari  rangkaian series film berlatar di laut Karibia pada pertengahan abad ke-18.  Walaupun film ini adalah bagian dari series, tapi sebagai film tunggal pun dia sudah bisa tertampilkan dengan sangat powerful seolah gak diperlukan lagi adanya sekuel. Nah, untuk sekuel-sekuelnya sendiri juga I think I'll make another sessions for them later.  As you gengs already knew, this movie is all about piracy thing. The lead character played by one of my favourite actor, Johnny Depp who plays as Cap...